Lirik Lagu Baru LORDE - Stoned at the Nail Salon, Terjemahan dan Maknanya!

LORDE tampil menyanyikan lagu Stone at the Nail Salon di satu acara.

Penyanyi internasional LORDE baru saja rilis lagu terbaru berjudul Stoned at the Nail Salon pada 21 Juli 2020. Secara kasar judul ini berarti 'Teler di Salon Kuku'. Beneran telerkah? Baca hingga akhir, ya.

Lagu berdurasi 4 menit 26 detik ini merupakan single kedua dari album terbarunya Solar Power. Album tersebut baru akan rilis pada 30 Agustus 2021.

Sebelumnya LORDE sudah merilis lagu Solar Power pada 11 Juni lalu. Video klipnya pun sudah bisa disaksikan di kanal YouTube resminya.

Sembari baca artikelnya, putar lagunya di bawah ini.




LORDE Rilis Lagu Stoned at the Nail Salon

Stoned at the Nail Salon tidak ditulis sendiri oleh penyanyi bernama asli Ella Marija Lani Yelich-O'connor ini. Jack Antonoff sebagai produser juga ikut andil dalam penulisannya.

Antonoff sudah menjadi partner LORDE sejak penggarapan album Melodrama pada 2017. Antonoff juga telah memproduseri banyak penyanyi wanita lain seperti Taylor Swift, Lana Del Rey, Saint Vincent, dan Clairo.

Secara musikal lagu ini bergenre folk. Produksinya sederhana hanya melibatkan gitar akustik, bass, piano, mellotron, dan gitar elektrik.

Sama seperti pada lagu Solar Power, LORDE juga mengundang penyanyi Clairo dan Phoebe Bridges sebagai untuk menyumbangkan suara mereka sebagai backing vocal.

Apa Makna Lagu Stone at the Nail Salon ini?

Mengutip wawancaranya dengan The Guardian, Ia menjelaskan bahwa lagu ini bercerita tentang kebingungan yang dialaminya dalam hidup.

"Pencarian semacam itu, karena tidak yakin bahwa saya telah memilih jalan yang benar dan merasa kesepian, saya tidak melihatnya sebagai emosi yang permanen atau bahkan buruk." "

Itu semua adalah bagian dari hal [kehidupan] untuk merasakan gentar itu. Mungkin sedih, tetapi saya sangat nyaman dalam periode terbuang, atau saat-saat di mana saya merasa takut atau rentan."

Lirik Lagu LORDE - Stone at the Nail Salon

Got a wishbone drying on the windowsill in my kitchen  
Ada harapan yang mengering di jendela dapurku
Just in case I wake up and realise I’ve chosen wrong  
Siapa tahu aku terbangun dan menyadari telah memilih yang salah
I love this life that I have  
Aku cinta hidup yang kumiliki
The vine hanging over the door  
Pohon anggur yang menggantung di atas pintu
And the dog who comes when I call  
Dan anjing yang datang ketika kupanggil
But I wonder sometimes what I’m missing 
Tapi aku kadang bertanya apa yang kurang
 
My hot blood’s been burning for so many summers now 
Darah panasku terbakar berkemarau-kemarau
It’s time to cool it down   
Ini saatnya rehat
Wherever that leads  
Kemana pun mengarahnya
 
‘Cause all the beautiful girls, they will fade like the roses  
Karena semua gadis cantik akan lenyap seperti mawar
And all the times they will change, it’ll all come around 
Dan seiring waktu mereka akan berubah, semuanya akan tiba
I don’t know 
Aku tak tahu
Maybe I’m just stoned at the nail salon 
Mungkin aku hanya teler di salon kuku
Maybe I’m just stoned at the nail salon again 
Mungkin aku hanya teler di salon kuku lagi
 
Got a memory of waiting in your bed wearing only my earrings  
Ada memori saatku menunggu di ranjangmu hanya memakai anting-antingku
We’d go dancing all over the land mines under our town  
Kita akan pergi menari di tanah pertambangan di kota kita
But the sun has to rise  
Tapi mentari harus terbit
When it does, we’ll divide up the papers  
Saat terbit, kita akan membagi kertas
Two former hell-raisers  
Dua mantan pelestasi neraka
I’m still crazy for you, babe 
Aku masih menggilaimu, sayang
 
My hot blood’s been burning for so many summers now 
Darah panasku terbakar berkemarau-kemarau
It’s time to cool it down   
Ini saatnya rehat
Wherever that leads  
Kemana pun mengarahnya
 
‘Cause all the music you loved at sixteen, you’ll grow out of  
Karena semua musik yang kau sukai saat usia 16 tahun, kau akan tumbuh
And all the times they will change, it’ll all come around 
Dan seiring waktu mereka akan berubah, semuanya akan tiba
I don’t know 
Aku tak tahu
Maybe I’m just stoned at the nail salon 
Mungkin aku hanya teler di salon kuku
Maybe I’m just stoned at the nail salon again 
Mungkin aku hanya teler di salon kuku lagi
 
Oh, make it good  
Oh, baguskanlah
Oh, make it good 
Oh, baguskanlah
I’d ride and I’d ride on the carousel round and round forever if I could 
Aku akan naik dan naik korsel berputar-putar selamanya bila aku bisa 
But it’s time to cool it down  
Tapi ini saatnya rehat
Whatever that means 
Apapun artinya
 
Spend all the evenings you can with the people who raised you 
Habiskan sore-soremu dengan orang-orang yang membesarkanmu
Cause all the times they will change, it’ll all come around 
Karena seiring waktu mereka akan berubah, semuanya akan tiba
I don’t know 
Aku tak tahu
Maybe I’m just stoned at the nail salon 
Mungkin aku hanya teler di salon kuku
Maybe I’m just stoned at the nail salon again 
Mungkin aku hanya teler di salon kuku lagi

Itulah lirik lagu LORDE - Stone at the Nail Salon. Dalam lagu ini si eceu berpesan bahwa tidak ada yang permanen. Fisik yang cantik, lagu yang disukai, orang tua, dan semua perasaan yang membingungkan.

Semuanya tidak ada yang abadi. Namun, apapun itu Ia berharap agar semuanya akan berujung pada hal-hal baik. Sungguh, sama sekali tidak ada hubungan dengan judulnya yang Teler di Salon Kuku.

Lagi pula, ngapain sih teler di salon kuku? Hih.

Salam,

1 comments