Lizzo Bantah Tuduhan Membunuh Fans Saat Konser

Lizzo

Penyanyi Truth Hurts Lizzo menanggapi tuduhan membunuh fans saat konser. Tuduhan yang tak berdasar tersebut sungguh salah.

Ia mengutarakan kekesalannya melalui sebuah video pendek yang dibagikan di akun tiktok resminya pada Rabu (29/07/21) waktu setempat. 

Lizzo Bantah Tuduhan Rumor Membunuh Fans Saat Konser

"Jadi aku telah melihat banyak hal tentang diriku di internet," jelasnya mengawali video tersebut.

"Tapi yang paling menggangguku adalah bahwa aku meloncat dari panggung ke penonton lalu membunuh seseorang. Rumor itu sungguh kebohongan," urainya.


@lizzo

STOP THE 🧢

♬ original sound - lizzo

Lalu Ia juga menegaskan bahwa tidak pernah meloncat ke penonton selama hidupnya. 

"Maksudnya bagaimana? Membunuh seseorang benar-benar akan disandingkan dengan namaku?"

Lebih lanjut Ia menjelaskan bahwa benar tubuhnya besar namun tidak mungkin bisa membunuh orang juga. Bahkan Ia juga mempertegas pernyataan tersebut dengan melemparkan tubuh suburnya ke tempat tidurnya.

Fans Komentari Tuduhan Menjijikan Ini

Para fans tentunya bereaksi akan tuduhan ini. Salah satunya terlihat pada postingan yang dibagikan oleh akun instagram @popcrave.

"Menjijikan bahwa Lizzo harus menanggapi hal ini," ungkap akun @tsunamikittenz.

"Orang-orang kenapa sih?" ujar akun @cortes.sant

"Kalian akan pergi ke NERAKA!" tulis akun @amor.trelle.

Lizzo Gaungkan Body Positivity

Penyanyi kelahiran tahun 1988 ini memang kerap kali mengundang komentar warganet. Kampanye body positivity yang digaungkannya selalu saja dicemooh para haters.

Selain haters, kalangan artis juga ada yang melakukan ujaran kebencian terhadap badan besarnya. Sebut saja Jillian Michael, seorang pelatih kebugaran, pebisnis, dan juga publik figur.

Dikutip dari situs vox.com, wanita berusia 47 tahun tersebut mengatakan, "Kenapa kita merayakan badannya? Mengapa ini penting?"

Apa itu Body Positivity?

Body positivity adalah gerakan sosial agar setiap individu mampu menerima postur tubuhnya. Hal ini muncul karena standar kecantikan yang tinggi kerap memakan korban.

Sebut saja penyanyi seperti Taylor Swift pernah mengalami anorexia pada era album 1989-nya. Pada tahun 2014 hingga 2016 pelantun lagu Shake It Off ini tampak kurus dan tidak sehat.

Gerakan ini juga sudah banyak didukung oleh para selebriti lain seperti Selena Gomez dan Camila Cabello yang sudah berani tampil dipotret tanpa pulasan photoshop.

Salam,

Uyo

6 comments

  1. Jujurnya aku ga kenal Ama ini penyanyi. Tapi pas liat video tiktoknya yang dia menyanggah, aku percaya sih. Ini memang para haters itu jdg Suka gila sendiri yaaa. Tingkat halu nya menjadi2 sampe berani fitnah orang sebagai pembunuh.

    Aku suka dengan penyanyi yang berani tampil dengan apa dirinya. Dan bangga.. aura percaya dirinya jelas dan bikin dia kliatan ga fake. Malah bagus yang seperti ini kan..

    ReplyDelete
  2. Memang ada bagusnya mensosialisasikan body positivity, tujuannya supaya orang bisa menerima tubuh masing-masing dan tidak perlu terlalu ngoyo mengikuti standar kecantikan. Apalagi banyak mitos-mitos seputar diet yang menyesatkan.

    ReplyDelete
  3. btw aku baru tahu akan nama penyanyi kelahiran 1988 ini mas...jadi kepo lagunya apa aja...kalau enak aku mau ah jadiin playlist

    tentang body positivity emang bagus ya...jadi kita tidak minder dengan badan yang sudah diporsikan ke tubuh kita pemberian yang Maha Kuasa...tapi biar begitu harus tetap merawatnya supaya sehat dan juga menarik...tapi menarik tentu sifatnya relatif pada masing masing individu :)

    ReplyDelete
  4. Daaannn nama-nama yang muncul di paragraf akhir adalah penyanyi favoritku semua <3

    Jahat banget ya orang2 kalo udah bikin rumor
    Sembarangan aja gitu bilang bunuh bunuh -___-

    ReplyDelete
  5. Hmmm, namanya juga menjadi artis terkenal, pasti byk gosip dan isu

    ReplyDelete
  6. Aku baru tau banget ada penyanyi ini mas, kalau Taylor, Camila atau Selena mah siapa yg ga kenal hihihi

    ReplyDelete