#puisi Antara Dunia dan Baqa

Masih saja ku merindumu
Meski mustahil bertemu
Masih saja terasa sembilu
Menyadari ketiadaanmu
Berkali purnama
terlewati
Terjebak nyata dan mimpi
Rasanya ingin mengulangi
Kan ku pilih jalan yang kau ridhoi
Tetap saja aku bertanya
Apa kau melihat dari sana
Dan wajar saja berat rasanya
Kali pertama kecup pahitnya
Ada seribu kisah niatku bercerita
Aku tak cukup gila berbahak tanpa rasa
Dan tibalah sang waktu menciptakan pembatas
Penuai rindu antara dunia dan baqa...

0 comments