#puisi Dunia di Kepala II

Penghujung hari lebih sering mem biru gelap cenderung suram
Jingga, meski hanya menyemburatkan sedikit perasaan menyenangkan, nampaknya jarang memperlihatkan diri
Anehnya serdadu-serdadu kaki langit menyukainya

Bayangan hitam mereka anggap nilai eksistensi
"Lebih mudah untuk menyingkirkan cahaya," katanya
Bila keterpaksaan didawamkan, mendustai diri, naif
Cermin-cermin bening akan sulit mengungkap bayangan
Kehilangan rasa sadar fatal membahayakan tubuh
Aku, kendati tak pernah mengenal rasa aneh ini, bersukukuh berperan dengan anggun
Terkadang menarik bahaya untuk merasakan keberadaan diri
Terkadang terputus begitu saja
Bukan hasil yang memuaskan
Pertanyaan-pertanyaan yang menyeruak memerintahkan untuk menggalu sedalam mungkin
Lalu, hipotesa-hipotesa yang membingungkan menuntut banyak penegasan
Dan akhirnya penyelesaian memandang penuh harap untuk diberikan 'ya' atau 'tidak'
Langkah melamban, pandangan mengabur
Menyeruakkan yang lelah
Sedikit gelisah
Resah
Sudahlah, tutup mata dan lihat dunia di kepala

2 comments

  1. halo uyo lama aku gak blog walking
    lama juga aku gak ngeblog

    dan ternyata tampilan wajah templatmu berubah ya
    isinya juga banyak yang bersajak
    :D

    doain aku rajin nulis lagi ya
    supaya makin rame

    hahahaha

    ReplyDelete