#puisi Dalam Gundah

dari google
Dalam gundah rasa tak merasa
Dikenangkan mematikan, dilupakan menghanguskan
Dalam gundah nada tak berirama
Dilagukan terdengar sumbang, didendangkan memekakkan

Akulah air yang meliuk di kelokan, menukik di turunan, menajam saat menerjun
Akulah terkadang tenang yang nyaman, kadang gelisah membingungkan
Akulah api, membakar, melelehkan, membumihanguskan
Akulah penghangat pemberi kenyamanan meski terkadang meluluhkan

Dalam gundah gravitasi tak menarik
Diundang tak bertandang, diusir tak terusik
Dalam gundah cepat tak berlari
Dipacu cenderung berhenti, diabaikan menikmati

Akulah bumi yang menjulang, menyimpan rahasia, menakuti setiap saat
Akulah yang terkadang menyembur entah itu api atau lumpur
Akulah angin yang ribut, mematahkan, memporakporandakan
Akulah yang rela menghidupkan kendati mendatangkan petaka

Dalam gundah maka ku kan mematikan, entah di dalam atau di luar
Dalam gundah lidahku kan memastikan, entah ya atau tidak
Dalam gundah jemariku kan melenturkan, entah air atau baja
Dalam gundah

0 comments