#puisi Musnah I

Kau diselimuti semangat, sedikit ketakutan akan hari esok
Campuran yang seimbang mengingat buruknya berlebihan
Kau masih melangkah, menapaki terjal tanah berkoral
Keputusan terhebat kendati terhimpit siasat

Angin adalah pengingat kesejukan yang tenang
Kerikil menggambarkan kerendahan berkekuatan
Tanah, perumpamaan yang matang akan akhir sebuah tujuan
Tapi, kau berapi

Kesadaranmu terkalahkan ambisi
Kau buta bahkan untuk melihat wajah-wajah polos
Lalu kebersatuanmu yang terlambat meleburkan kekerasan di dalam
Amarah, hal lain yang membutakanmu

Maka bakar saja apa-apa yang menghalangimu
Toh, kesombonganmu seakan semesta terlihat mendukung, pikirmu!
Musnahkan saja jenis-jenis mereka yang menghambatmu
Bukannya Kau telah terbiasa membunuh?

Aku hanya perlu melakukannya sebelum mereka melakukannya terhadapku!

4 comments

  1. wah keren puisinya , sekarang uyo jago bikin puisi, sudah lama tidak berkunjung ke blog anda :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. mba vinaaa...info aja saya kok gak bisa visit blog mba vina ya...terdeteksi malware di blog mba vina. jadi browser saya menolak untuk membuka blog mba...

      Delete
  2. wah hebat nie mas Uyo jago bikin puisi ya, keren mas puisinya....
    LANJUTKAN!!

    ReplyDelete