Hubungan Seorang Hamba dan Tuhan



Suatu hari saat sedang jalan mencari makan di daerah Gandaria Tengah II teman sekantor tiba-tiba dia  ngomong, “Cewek gue bilang ‘kissing-nya puasa dulu ya’.”

“Sorry?” Hanya memastikan apa telinga ini berfungsi dengan baik.

“Iya, cewek gue bilang gue ama dia gak usah kissing dulu soalnya gue keliatan gendutan,” jelasnya.

“Oh,” gumamku. “Iya sih gue juga pernah baca artikel kalau yang namanya kissing itu bikin orang bahagia dan salah satu ciri orang bahagia itu bisa dilihat dari postur tubuhnya, gemukan atau gendutan. Tapi pada saat lo ama cewek lo ngelakuinnya apa gak takut dosa atau sama sekali tidak terpikir?”

Kita masih jalan dan tidak melanjutkan pembicaraan hingga sampai di warung gado-gado. Dan yang selanjutnya terjadi adalah teori dari mulut teman sekantor yang menunjukkan bahwa dia tersinggung dengan pertanyaan terakhir tadi. Saya punya cara terbaik untuk menangani hal semacam ini. Cukup dengan menjelaskan bahwa “Ya, saya salah dan saya tidak ingin melanjutkan untuk mendengar teori anda(di samping kita ditempat umum)”.

Beberapa hari lalu saya menyimak video Dian Pelangi dan Zaskia Adya Mecca di acaranya Hitam Putih Dedy Corbuzer(bener gak tulisannya?). Disitu Dedy bertanya kepada Zaskia bahwa sekarang banyak wanita-wanita muslim yang benar mereka memakai hijab atau pakaian tertutup tapi dengan lekuk tubuh yang terlihat jelas, bagaimana itu? Lalu Zaskia menjawab, semua perlu proses, tidak ada manusia yang langsung bisa mengalami perubahan secara drastis meskipun itu bukan hal yang mustahil, agama kita tidak memberatkan jadi untuk wanita-wanita yang seperti itu mungkin karena mereka baru memulai berhijab, dengan seiringnya waktu mereka akan mengerti dan akan lebih baik.

Sementara itu Dian Pelangi mendukung jawaban Zaskia dengan mengungkapkan bahwa meskipun dari kecil dia berhijab, dia sempat melepas hijabnya saat duduk di bangku SMA, lalu kemudian menggunakannya lagi. Lalu Zaskia mengungkapkan bahwa saat seorang wanita ada pada kondisi tidak baik, misal dia tiba-tiba dari yang tadinya berhijab kemudian berhijab, itu membuktikan pada siapa lagi mereka akan mengadu, siapa lagi yang mereka butuhkan kecuali Allah.

Dan di akhir acara Dedy mengambil kesimpulan “Urusan manusia dengan Tuhannya adalah urusannya dengan Tuhannya. Tidak bisa diganggu gugat oleh manusia lain.”

Dari situ saya belajar untuk tidak lagi membahas tentang dosa kepada orang lain.

NP: Saat saya bertanya kepada teman saya, saya merasa sedang dalam mood yang childish.

18 comments

  1. penting juga lho mendengarkan saran dari sesama manusia sebagai hubungan dengan manusia,
    selain hubungan denga sang Pencipta.

    ReplyDelete
    Replies
    1. pas komentarnya mas Agus saran dari sesama adalah penting, karena bisa jadi orang lain yang mengetahui sebuah kemungkaran tapi diam saja sama maka orang tersebut juga berdosa seperti yang melakukan itu

      Delete
    2. @Mas Agus: Kayanya teman saya yang satu ini memang tidak mau mendengarkan,,,padahal saya cuma mengajukan pertanyaan yang jawabannya cuman perlu ya tau tidak...tapi jadi panjang lebar.

      @Mas Arif: Benar mas...saya juga kerena peduli nanya seperti itu. Dimulai dengan pertanyaan yang ringan.

      Delete
  2. memang itu urannya manusia sama sang pencipta tp tdak ada salahnya bila mau mendengarkan nasehat dan wejangan dari orang yg leboh mengerti dari kita

    ReplyDelete
    Replies
    1. Liat reaksi sama jenis orangnya dulu kayak gimana kali ya mbak... sotoy juga sih aku mau so soan menggurui yang lebih tua...hehe

      Delete
  3. apalagi kalu kita berdoa sambil menangis rasanya nikmat dan lega

    ReplyDelete
  4. Yang komen di atas saya, aduh please deh...

    ReplyDelete
    Replies
    1. wkwkakwak , kenapa toohh mas ? kok sampe please please segala :D

      Delete
    2. ah, you know lah...out of topic banget, keliatan nyari backlink atau hal2 semacam itu.

      Delete
  5. waduh, padahal kissing dan seterusnya itu menyangkut privasi seseorang, ember banget tuh cowok..

    btw, gue lagi nyari inspirasi gaya hijab, kesengsem sama style hana tajima tapi blognya dia gak bisa diakses, udah gitu foto-foto dia di google terbatas.. kalau dian pelangi, ogah ah.. mix n match-nya nggak banget, gak cocok buat tubuh mungil gue :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. hmmm...mungkin dia suka dengan keterbukaan yang terlalu.

      hana tajima itu hijabers yang orang inggris ada berdarah jepang itu ya? Cocok kok buat mbak elsa...Dian Pelangi kan emg kadang bukan mix and match buat daily wearable.

      Delete
  6. salam kenal mas.., folbek ya makasih *smile

    ReplyDelete
  7. kalo menurutku gak ada salahnya bertanya atau sekedar memberi saran, itukan berarti kepedulian sebagai sesama mahluk sosial walaupun emang itu urusan dia dengan TUHAN...
    Tp gak semua orang suka diberi petanyaan atau saran...
    #sekian

    ReplyDelete
    Replies
    1. lebih lihat ke gimana orangnya dulu kali ya, males saya kalo direspon dengan teori panjang dengan tujuan yang sudah jelas.

      Delete
  8. itulah makanya diadakan oleh-NYA berpasang pasanganan, agar kita bersilaturahmi agar kita dapat saling berbagi dalamkebaikan.

    ReplyDelete