Physical is typical, logical is influential

Dari semua kejadian yang aku lemparkan pertanggungjawabannya kepadamu, kau pasti mengerti. Ketidaksesuaian membuat yang tadinya sesuai ikut terganggu. Dan dalam hal ini aku korban yang ingin mengorbankanmu. Zombie yang ingin menyebarkan virusnya, vampir yang ingin merubah kawanannya.

Tapi, memori-memori kebaikan terlalu mendominasiku. Itulah yang membuat tak satu pun dari bisikan-bisikan setan membuatku buta untuk berbuat ekstrem terhadapmu. Terlebih meracuni cara pikirmu. Itu yang terpenting dari faktor-faktor yang membentuk karakter manusia. Physical is typical, logical is influential.

Jauh sebelum mengenalmu aku telah mengenal banyak formula kehidupan. Dari yang tersederhana sampai pengembangan dari kesederhanaan-kesederhanaan tersebut. Semuanya teramat mudah untuk dilakukan sebagaimana yang kau lakukan sekarang di kehidupanmu, setiap hari-setiap detik. Bersyukurlah, pertahankan dan jangan biarkan orang-orang yang kau lihat keburukannya dalam dirimu sendiri merebutnya. Jangan pernah membuat bayangan cerminmu keluar, karena Dia adalah kebalikan dari siapa dirimu. Saat kau menempekan jari telunjuk kanan, maka yang dia tempelkan adalah jari telunjuknya yang kiri. Saat kau tersenyum maka dia bersedih. Saat kau tertawa, dia menjerit.

Formula-formula itu lepas begitu saja dari peganganku. Aku tak mengikatnya dengan banyak tali-temali asma Tuhan. Aku lepas kendali karena pujian-pujian setan yang kelewat manis. Dan aku tak ingin mengulanginya. Itu mengapa segalanya sekarang seakan menukik tajam. Entah terus menembus tanah hingga ke inti bumi yang panas atau berhenti tepat sebelum membentur bebatuan yang keras.

0 comments