3 Minutes Update: Bukti Adanya Kehidupan



Holla, sahabat semuanya... How are you? I hope everything's OK. Alhamdulillah, setelah lebih dari 5 bulan tidak mengudara di jagat blogsphere akhirnya saya admin tunggal dari blog ini bisa kembali membiarkan jari-jari saya untuk menari lincah di atas keyboard.

So many things happened in my life since my last update until now. Seperti biasa, hal-hal baik dan buruk bekerja sama membagi tugas mereka dengan sempurna, silih berganti posisi untuk menguji kita. Tujuan utamanya, tentu saja sahabat-sahabat semuanya sudah tahu, ialah membentuk diri kita untuk menjadi pribadi yang lebih baik, lebih baik lagi dan terus lebih baik. 

Sebenarnya, kemana saja saya selama ini? Benar-benar lupa dengan rumah sederhana yang dibangun dengan peluh keringat bercucuran siang-malam, meninggalkannya kembali seperti dulu hingga terlihat kumuh-dekil-bad looking and oh, no...#stoplebay. Anyway, yeah sejujurnya saya teramat menikmati rutinitas menulis di blog ini setiap hari seperti bagaimana yang terjadi di episode kehidupan saya sebelumnya. But, look... Now I'm not an online marketer yang diberikan keleluasaan untuk mengeksplor blog gratisannya hingga di kemudian hari memiliki daya tarik bagi para surfer yang niat atau pun cuman terjebak di halaman saya. Saya tidak bekerja di depan komputer dalam waktu 5 bulan ke belakang tersebut. Bercengkrama langsung dengan individu di kehidupan saya, menyapa, ngobrol, and etc... berat juga rasanya meninggalkan aktivitas yang serba instant dan serba terkomputerisasi, itulah yang terjadi di kehidupan saya.

So, who am I now? Me? Hah...Don't look at me like that. Another people did the same thing before your turn.

Bulan September sampai awal Januari saya bernapas, menjejakan kaki di tanah Jawa-Barat yang lain. Karawang, kota international industry yang panas, pengap dan polusi tinggi dari pabrik-pabrik yang hampir rata ada di setiap pelosoknya. Yeah, hanya beberapa bulan dan saya tidak betah dan Alhamdulillah masih diberi rejeki oleh Allah dengan diterima sebagai IT Technician di sebuah Group Perusahaan IT yang fokus memberikan solusi kepada customernya.


Yep, sekarang saya seorang IT Technician, like in the past. Pekerjaan yang waw-uh-hmm benar-benar membutuhkan orang dengan dedikasi tidak hanya untuk dirinya sendiri, namun juga untuk perusahaan. Ya, saya tahu semua tempat di mana kita hidup membutuhkan dedikasi dari diri kita pribadi sebagai pelaku kehidupan. Dan di sinilah saya, di jantung Indonesia, Jakarta. Menjalani hidup sebagai pemuda 20 tahun lewat 5 bulan. Terbangun pukul setengah lima pagi, kalau memang lagi beruntung. Kalau sedang tidak beruntung, you-know-what. Saya berjalan kaki, menunggu bis, sampai di office, sarapan, bekerja, pulang di sore hari dengan menumpang bis yang sama, makan di warteg, dan setelah itu mendapati tubuh lelah ini di sudut kamar kosan, terkulai bak mayat...Nggak gitu-gitu amat sih. Sorry, terlalu dramatisir. hehe 

Semua itu terjadi selama 5 hari, Senin sampai Jum'at. Sabtu-Minggu? That's weekend... Tapi, ya sabtu mesti berikhlas-ikhlas diri jadi pembokat di kamar sendiri. Nyuci, nyapu, ngepel, beres-beres dan sebangsaning lainnya...Itu juga kalau lagi semangat. Kalau lagi males langsung aja deh malam sabtunya nyuci-jemur baju, ninggalin kosan jalan ke halte busway dan melakukan kegiatan penuaan usia yang memang sepertinya sudah biasa dilakukan oleh sebagian besar penduduk Ibukota, nunggu busway. Dan ketika busway sampai ini hal-hal yang mesti-wajib-kudu saya lakukan: masuk ke dalam bus secepatnya supaya dapat tempat duduk yang nyaman, beradaptasi dengan sekitar, pasang headset, set my Rihanna playlist and the bus ran as the music play...

Cheers...to the freakin' weekend, I drink to that ye, yeah...

Sekian update-an gak jelas dari saya, hanya sebagai tanda bahwa ini blog masih hidup : D ...see ya, guys...

Berbagai Gaya Anak Kosan Kalo Lagi Nyuci
Gaya cute (Ini bukan GW)
sumber
Gaya sambil menyelam minum fanta. Teliti, kali aja ada uang nyelip.
sumber
Habis Nyuci, dandan cakep trus ke halte...

Menunggu, salah satu kegiatan penuaan usia. Jokowi, tambah dong armada busway-nya.
sumber
Mana Saya?
Pemandangan Dari Dalam Bus (Paling demen, dah...)



Catatan: Punya tubuh ramping itu menguntungkan, bisa nyempil-nyempil di bis atau pun lift yang penuh sekalipun...


2 comments

  1. suatu keajaiban blog ini bisa update, yang pake handuk pink itu pasti owner! wkwkwk

    oldsunday.blogspot.com

    ReplyDelete