Chit-Chat dengan Matthew Lewis

Sobat wtw di sini ada yang kenal dengan Mattew Lewis? tau mungkin Neville Longbottom? Nampaknya nama yang terakhir lebih pekak ya di telinga kalian. Apalagi buat para potter mania yang 2011 kemarin sempat dibikin terpana dengan akting aktor remaja inggris ini.

Ya, Neville Longbottom adalah karakter gendut-culun yang diperankan Matthew Lewis dalam salah satu movie yang paling saya suka, Harry Potter. Kini dia sudah melepaskan image lucu itu dengan lebih berani, lihat aja foto terbarunya. Benar-benar tampil beda. Dalam seri yang terakhir Harry Potter And The Deathly Hallows Part II, Matt berhasil membuat kejutan yang membuat para penggemar terkagum akan kepahlawannya. 


Beda banget sama yang ini...



Matthew, kapan ya kamu mendengar kalau Neville akan melakukan sesuatu yang sangat penting di kisah terakhir Harry Potter? (Neville membunuh horcrux terpenting milik Voldemort)
Beberapa tahun lalu J.K. Rowling pernah bilang sama aku bahwa dia sudah selesai menulis kisah Harry Potter dan dia menulis bagian sangat penting untuk Neville Longbottom. Beliau nggak mau ngasih bocoran apapun. Ketika akhirnya aku membaca Harry Potter 7, aku baru tau maksud J.K. Rowling dan cuma bisa komen, 'Wow!'

Kita semua tau kalau kamu nge-fan berat sama Alan Rickman, pemeran Snape. Boleh tau kenapa?
Oh, dia aktor yang sangat hebat. Aku kasih tau satu hal ya tentang dia. Di hari terakhir Alan syuting Harry Potter, aku memberanikan diri datang ke trailernya. Harus, kalau nggak kapan lagi? Aku bilang padanya kalau dia luar biasa, dia pahlawanku. Aku pikir dia cuma bakal bilang terima kasih dan menutup pintu trailernya. Yang terjadi malah dia bilang, 'Ayo masuk, silakan duduk'. Kami lalu ngobrol banyak. Sekarang aku pengin mendalami dunia teater ya karena dia. Dia yang memberi saran.

Menurut kamu, dialog terpenting kamu di Harry Potter adalah saat….
Saat Neville bertatap muka dan berdialog dengan Voldemort (Ralph Fiennes). Ralph itu menakutkan. Waktu aku dan dia akan mulai berlatih dialog adegan tersebut, nggak tau apakah itu metode aktingnya atau bukan, tapi dia hanya menatapku tajam, rasanya sampai ke jiwaku. Saat itu aku nggak bisa berbuat apa-apa. Ketika syuting dimulai, apa yang tadi kualami dengan Ralph terulang kembali, namun kini lebih dahsyat karena semua yang ada di hadapannya seperti tersihir oleh aktingnya. Dia aktor yang sangat hebat, aktingnya sangat mengintimidasi. Padahal siy aslinya Ralph nggak kayak begitu hahahaha.

Kamu pernah nanya nggak sih ke Daniel atau Emma atau Rupert gimana cara menghadapi papparazzi?
Nggak. Soalnya papparazi nggak pernah menguntitku. Selama ini aku sangat beruntung karena aku menjalani dunia yang menakjubkan tanpa harus kehilangan privasi. Dengan bebas aku bisa balik ke Leeds, rumahku, dan ketemu teman-temanku. Aku bisa main sepak bola dan kumpul-kumpul di kafe tanpa ada yang ngikutin. That's why ketika perhatian orang mulai tertuju padaku, aku nggak terbiasa. Tapi jujur, aku tersanjung.

Siapa aktor muda Harry Potter yang kamu kagumi, Matt?
Daniel (Radcliffe). Dia teladan buatku. Dia mengecap popularitas luar biasa sejak umur 11 tahun, jutaan kali lebih besar dari yang aku terima akhir-akhir ini. Tapi dia tetap down to earth dan nggak pernah ngerasa dirinya istimewa. Daniel nggak berubah sejak pertama aku bertemu dengannya 10 tahun lalu. He's inspiring.

Okay.... apa yang bakal kamu lakukan setelah Harry Potter?
Selain mencoba dunia teater, aku mendapat beberapa tawaran bermain di beberapa film dan rencana pertemuan dengan beberapa orang di London. Aku belum punya proyek yang pasti, tapi untuk ke depan aku tetap pengin berada di dunia akting.

Apa arti Harry Potter buat kamu?
Ahhh. Aku adalah fan berat buku Harry Potter! Dulu, sebelum gabung di filmnya, berulang kali aku membaca bukunya. Aku sering pakai jubah dan menjadi Harry dan mengucap mantra-mantra sihir. Sebosan apapun sekolah, aku selalu ngerasa memiliki sekolah lain yaitu Hogwarts. Diagon Alley nyata bagiku, dan berada di sisi lain dari kamar tidurku. Untuk filmnya, buatku seluruh kru Harry Potter adalah keluargaku. Berat sekali rasanya ketika akhirnya harus meninggalkan mereka.

Twitter @Mattdavelewis

sumber : teen.co.id

2 comments

  1. Keknya orang bule itu wajahnya cepat banget tampak dewasanya ya... Udah kayak om-om gitu ya :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. cepat dewasa, tapi ke dari dewasa ke tua-nya kek lama gitu...

      Delete